Kamis, 19 Januari 2017

Great Brother Ever



Tahun lalu pada sekitaran tanggal yang sama dengan hari ini, saya menulis tentang adik-adik saya. Dan sekarang, saya mencoba untuk menuliskan tentang abang saya. Sulit, karena besarnya rasa segan saya padanya. Jadi saya ndak biasa membully dia hehe.. Tapi hari ini adalah hari ulang tahunnya. Jadi kepalang tanggung, saya akan tetap mencobanya.

Jumat, 02 Desember 2016

A (Totally) Silly Reason



Awal bulan lalu saya sudah berencana untuk menghadiahi istri tercinta tiket konser Air Supply. Hanya hadiah, bukan kejutan. Sekalian buat menghibur diri. Jadi saya tawari dulu apakah ia mau. Wooh tentu saja ia langsung mantuk-mantuk. Tapi karena kesibukan saya (persiapan mau berangkat dinas ke luar) niat itu jadi terkesampingkan. Baru ingat setelah nyonya tanya beberapa hari kemudian, “Tiket konsernya sudah dibeli belum? Keburu habis loh!”

Sabtu, 12 November 2016

Pa........ Aku Padamu.........



Kemaren Mama ingetin gw. "Mput hari ayah nasional di sini tanggal 12 yah. Kali aja kamu mo omong sesuatu". Ukeh boss! Gw inget baek2. Jadi bangun tidur gw langsung siap nulisin coretan gak penting ini.
 

Jumat, 09 September 2016

Without Her




Rumah ini jadi sedikit lebih sepi tanpanya. Ada begitu banyak celoteh yang lain tapi tetap saja terdengar lebih hening. Untuk sementara waktu tak ada gurauan bertiga. Saat berhimpitan dengan sengaja untuk menjemput malam dan mimpi. Di atas ranjang besar di kamar utama.

Dan anjing itu. Yang dengan semena-mena ia ganti namanya. Dari Arnold menjadi Ciprut. Sering termenung di sudut teras belakang. Mungkin merindukannya juga. Aku hanya bisa mengira-ngira.  Berdasarkan apa yang tengah kurasakan.

Rabu, 31 Agustus 2016

Layang-layang Berbentuk Bintang




Angin berhembus tiba-tiba. Menggoyangkan rambut yang jatuh tak beraturan di keningnya. Ia tersentak dan menoleh padaku.

"Angin Papa!" serunya, beranjak berdiri.

Aku mengangguk.

Rabu, 17 Agustus 2016

Malaikat Yang Tak Lagi Bersayap




Kau katakan aku malaikat kecilmu
Bukan
Kau lah malaikat agung yang dikirim Tuhan untukku
Dengan sepasang sayap terentang kekar
Yang merengkuhku
Memberiku perlindungan
Menghangatkan hati
Menyembuhkan jiwa

Rabu, 27 Juli 2016

Welcome Back Riyah!




Kemarin sore saya sempat bengong ketika Domi (si ganteng keponakan saya) tiba-tiba menyeletuk, "Om si Riyah mau balik tuh!" Saya ndak mudeng ia ngomong apa. Melihat saya ngowoh Domi lantas tertawa & menjelaskan maksudnya.

Jadi begini..

Rabu, 20 Juli 2016

Obrolan Al-El(le)-Dul (Bukan Artis)




Catatan : artikel ini sama sekali tidak bermaksud mendompleng popularitas artis bernama sama, tapi memang murni seperti itu nama yang tertera di phonebook & akun Whatsapp saya 😀


Kemarin sore kami bertiga ngobrol seru via grup WA. Sebetulnya grup yang kami bentuk ini terdiri dari 7 orang. 3 pasang suami-istri plus abang saya. Tapi kemarin itu yang berisik cuma kami bertiga. Yang lain kelihatannya ngumpet dengan sengaja hehe..

Senin, 18 Juli 2016

Hari Pertama Masuk Sekolah (Sebuah Kenangan)



Hari ini adalah hari pertama anak-anak masuk sekolah lagi setelah libur panjang. Kedua keponakan saya masuk kelas 1 SMA (kelas 10) hari ini. Setelah 11 tahun bersekolah di tempat yang sama sejak TK, mulai jenjang baru ini keduanya memutuskan untuk berpisah sekolah. "Bosen lihat dia lagi dia lagi." Begitu keduanya beralasan sambil nyengir.

Minggu, 17 Juli 2016

Sawang Sinawang (Hijaunya Rumput Tetangga)




Kemarin siang saya baru keluar dari RS setelah hampir 3 minggu penuh terpenjara di sana. Sampai di rumah saya puas-puaskan tidur, padahal kerjaan saya selama di RS ya tidur juga. Tapi entah, rasanya tidur di RS sama rumah jelas lain. Enakan di rumah.

Akibatnya semalaman suntuk saya kancilen. Ndak bisa merem. Ndak berasa ngantuk. Mamanya Nduk sudah pulas tapi saya masih dlongap-dlongop ndak ada yang bisa diajak ngobrol. Hampir jam 11 malam saya cek Whatsapp. Siapa tahu ada yang bisa disapa. Ndak taunya abang saya masih online. Ya sudah akhirnya dia yang jadi korban kancilennya saya. Ndak puas cuma ketak-ketuk ngobrol via Whatsapp, akhirnya Mas memutuskan untuk turun. Iya turun, lah wong ia memang lagi nginep di rumah saya. Bubuk di kamar atas bersama si kembar.