Hidup ini indah Wi. Katamu, bisikmu. Aku berusaha percaya. Melihatmu erat menggandeng Nduk. Menyusuri tepi badai. Mencari lengkung pelangi. Kau melupakanku? Tidak! Aku lekat digenggaman sebelah tanganmu. Sesekali kau merapuh. Genggammu melemah. Tapi kau tetap berdiri. Menerjang badai. Menatap dunia indah yang masih bersembunyi. Entah ada dimana. Segala batas sudah kau lampaui. Dan batas terakhir sudah terjangkau.
Selasa, 28 Juni 2016
Jumat, 17 Juni 2016
Umur Ndak Bisa Bohong
Ketika 3 tahun lalu mata saya mulai pedes kalau baca lama-lama, plus pusing & buramnya ndak ketulungan, yang ketawa paling keras adalah Mamanya Nduk. "Mosok kalah sama aku?" Begitu katanya. OK saya menyerah. Periksa ke dokter spesialis mata. Hasilnya sudah jelas. Saya harus pakai kacamata plus.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Rabu, 15 Juni 2016
Ngaca Ngadep Ke Cermin
Kemaren bari jalan pulang kerja gw ngobrol asik ma Papa. 😍 Banyak hal yg kagak nyambung udah aja disambung2in. Ngurangin bete lah kejebak macet. Ujung2nya serius juga yg diomongin. Soal perbaikin diri dari dalem. Eeeeeaaaaaaa jangan ngebayangin gw kek lagi dengerin motivator ngomong yah! Kita kek ngobrol biasa gitu tapi daleeeeeemmmm. #encup2 Papa 😘
Kategori:
Catatan Putri
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Sabtu, 28 Mei 2016
Distorsi
Kau menangis
"Kangen Papa," bisikmu
Kategori:
Fiksi Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Senin, 16 Mei 2016
Firasat Salah Alamat
Sekitar 2 minggu yang lalu saya amati keponakan saya yang cowo terlihat
lain daripada biasanya. Ia yang biasanya tenang & kalem jadi kelihatan gelisah.
Seperti ada hal berat yang ia pikirkan. Tapi ditanyai juga jawabnya “ndak ada
apa-apa”. Jujur saya cukup khawatir karena sudah mendekati waktu UN (SMP).
Akhirnya saya ajak dia untuk ngobrol secara pribadi.
Cukup sulit saya mengorek keterangan darinya, sampai akhirnya saya harus
mengeluarkan “jurus rahasia”. Barulah setelah itu ia mau curhat.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Kamis, 28 April 2016
12 Tahun Bersama, Sebuah Catatan Yang Terlambat
Pagi ini saya mendapat kabar yang cukup menggembirakan dari adik saya. Ia
memberitahu bahwa tulisan saya menjadi salah 1 yang dipilih untuk jadi pemenang
dalam Event My Diary di Kompasiana. Ketika saya cek ternyata benar, ada di
pengumuman resminya.
Ada sedikit cerita di balik penulisan "My Diary" itu.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Kamis, 31 Maret 2016
(T'sC) Everyday is My Birthday
Umurku masuk angka setengah abad di hari Selasa minggu lalu. Tepat ketika suamiku boleh pulang dari RS setelah (lagi-lagi) opname beberapa hari. Tentunya aku senang sekali. Berasa mendapat hadiah ulang tahun paling indah. Nda hanya sampai situ. Ternyata ketika sampai rumah sudah ada kiriman tumpeng lengkap dari mba Tien. Benar-benar kejutan yang menyenangkan! Belakangan aku tahu tumpeng itu pesanan suami & putriku.
Kamis, 17 Maret 2016
Keping
Airmatamu Pa
Mengiris hatiku
Mencincangnya jadi keping-keping tanpa bentuk
Bagi rasa sakitmu padaku Pa
Supaya tak tertanggung sendiri
Aku di sini Pa
Tak kemana mana
Ambil napasku
Ambil darahku
Ambil hidupku
Asal senyum Papa bisa kembali lagi
(Put.Right beside you Pa)
Kategori:
Catatan Putri
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Sabtu, 12 Maret 2016
(FF) Pesta
Tepat seperti inilah pesta pernikahan yang dulu pernah kuangankan bersama Rina. Hal itu bahkan sudah terbayang saat kami belum menikah. Pesta pernikahan anak kami kelak. Pesta dengan nuansa adat Jawa.
Rina pasti akan terlihat cantik sekali bila memakai kebaya brokat berwarna cerah. Secerah wajah yang selalu ditampilkannya. Sedangkan aku akan memakai beskap hitam dan blangkon. Lalu kami berdua akan memakai jarit bermotif sama, yaitu Truntum Garuda.
Kategori:
Fiksi Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Sabtu, 05 Maret 2016
Efek Geledek Martabak Kumplit
Critanya tanggal muda ni ye kemaren hari Kamis cowo gw pulang kerja dateng setor muka ke rumah. Bawa tentengan kanan kiri. Pas udah ditaro di meja makan udah kecium ni ada martabak telor, ada martabak manis. Pas itu kita lagi udah mo slese makan. Tapi gak ada critanya di rumah ada martabak cuma dianggurin doang. Pasti laku la...........
Abis makan Mama berangkat lat koor. Gw jg kluar ngobrol di teras sm cowo gw. Bawa martabak telor sekotak, martabak manis sekotak. Di dalem masih banyak martabaknya. Yawdah gw asek ngerumpi sm cowo gw. Pas gw ambil aer minum tambahan gw liat Papa gi asek selonjoran di sofa bari nonton tivi. Si kembar ada di situ juga gelindingan di karpet bbman (keknya bbman sm Papanya).
Kategori:
Catatan Putri
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Langganan:
Komentar (Atom)