Kemaren Mama ingetin gw. "Mput hari ayah nasional di sini tanggal 12 yah. Kali aja kamu mo omong sesuatu". Ukeh boss! Gw inget baek2. Jadi bangun tidur gw langsung siap nulisin coretan gak penting ini.
Sabtu, 12 November 2016
Pa........ Aku Padamu.........
Kemaren Mama ingetin gw. "Mput hari ayah nasional di sini tanggal 12 yah. Kali aja kamu mo omong sesuatu". Ukeh boss! Gw inget baek2. Jadi bangun tidur gw langsung siap nulisin coretan gak penting ini.
Kategori:
Catatan Putri
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Jumat, 09 September 2016
Without Her
Rumah ini jadi sedikit lebih sepi tanpanya. Ada begitu banyak celoteh yang lain tapi tetap saja terdengar lebih hening. Untuk sementara waktu tak ada gurauan bertiga. Saat berhimpitan dengan sengaja untuk menjemput malam dan mimpi. Di atas ranjang besar di kamar utama.
Dan anjing itu. Yang dengan semena-mena ia ganti namanya. Dari Arnold menjadi Ciprut. Sering termenung di sudut teras belakang. Mungkin merindukannya juga. Aku hanya bisa mengira-ngira. Berdasarkan apa yang tengah kurasakan.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Rabu, 31 Agustus 2016
Layang-layang Berbentuk Bintang
Angin berhembus tiba-tiba. Menggoyangkan rambut yang jatuh tak beraturan di keningnya. Ia tersentak dan menoleh padaku.
"Angin Papa!" serunya, beranjak berdiri.
Aku mengangguk.
Kategori:
Fiksi Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Rabu, 17 Agustus 2016
Malaikat Yang Tak Lagi Bersayap
Kau katakan aku malaikat kecilmu
Bukan
Kau lah malaikat agung yang dikirim Tuhan untukku
Dengan sepasang sayap terentang kekar
Yang merengkuhku
Memberiku perlindungan
Menghangatkan hati
Menyembuhkan jiwa
Kategori:
Catatan Putri
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Rabu, 27 Juli 2016
Welcome Back Riyah!
Kemarin sore saya sempat bengong ketika Domi (si ganteng keponakan saya) tiba-tiba menyeletuk, "Om si Riyah mau balik tuh!" Saya ndak mudeng ia ngomong apa. Melihat saya ngowoh Domi lantas tertawa & menjelaskan maksudnya.
Jadi begini..
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Rabu, 20 Juli 2016
Obrolan Al-El(le)-Dul (Bukan Artis)
Catatan : artikel ini sama sekali tidak bermaksud mendompleng popularitas artis bernama sama, tapi memang murni seperti itu nama yang tertera di phonebook & akun Whatsapp saya 😀
Kemarin sore kami bertiga ngobrol seru via grup WA. Sebetulnya grup yang kami bentuk ini terdiri dari 7 orang. 3 pasang suami-istri plus abang saya. Tapi kemarin itu yang berisik cuma kami bertiga. Yang lain kelihatannya ngumpet dengan sengaja hehe..
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Senin, 18 Juli 2016
Hari Pertama Masuk Sekolah (Sebuah Kenangan)
Hari ini adalah hari pertama anak-anak masuk sekolah lagi setelah libur panjang. Kedua keponakan saya masuk kelas 1 SMA (kelas 10) hari ini. Setelah 11 tahun bersekolah di tempat yang sama sejak TK, mulai jenjang baru ini keduanya memutuskan untuk berpisah sekolah. "Bosen lihat dia lagi dia lagi." Begitu keduanya beralasan sambil nyengir.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Minggu, 17 Juli 2016
Sawang Sinawang (Hijaunya Rumput Tetangga)
Kemarin siang saya baru keluar dari RS setelah hampir 3 minggu penuh terpenjara di sana. Sampai di rumah saya puas-puaskan tidur, padahal kerjaan saya selama di RS ya tidur juga. Tapi entah, rasanya tidur di RS sama rumah jelas lain. Enakan di rumah.
Akibatnya semalaman suntuk saya kancilen. Ndak bisa merem. Ndak berasa ngantuk. Mamanya Nduk sudah pulas tapi saya masih dlongap-dlongop ndak ada yang bisa diajak ngobrol. Hampir jam 11 malam saya cek Whatsapp. Siapa tahu ada yang bisa disapa. Ndak taunya abang saya masih online. Ya sudah akhirnya dia yang jadi korban kancilennya saya. Ndak puas cuma ketak-ketuk ngobrol via Whatsapp, akhirnya Mas memutuskan untuk turun. Iya turun, lah wong ia memang lagi nginep di rumah saya. Bubuk di kamar atas bersama si kembar.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Selasa, 12 Juli 2016
Volatile
Berbalik
Menengok jajaran tapak kaki
Sudah terlalu panjang untuk dihentikan
Sudah terlalu jauh untuk menyerah
Sudah terlalu banyak untuk diabaikan
Tak hanya satu
Tapi tiga pasang
Sebelah menyebelah
Berdekatan
Berdampingan
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Selasa, 28 Juni 2016
Mas.... Hatiku Retak
Hidup ini indah Wi. Katamu, bisikmu. Aku berusaha percaya. Melihatmu erat menggandeng Nduk. Menyusuri tepi badai. Mencari lengkung pelangi. Kau melupakanku? Tidak! Aku lekat digenggaman sebelah tanganmu. Sesekali kau merapuh. Genggammu melemah. Tapi kau tetap berdiri. Menerjang badai. Menatap dunia indah yang masih bersembunyi. Entah ada dimana. Segala batas sudah kau lampaui. Dan batas terakhir sudah terjangkau.
Langganan:
Komentar (Atom)