Mengikuti sebuah peristiwa dimana ada seorang ibu cantik berpenampilan terhormat & pendidikannya (sangat) tinggi, tapi kurang bisa menjaga perilaku & tutur katanya, mendadak aku seperti bercermin. Kecantikanku tentu saja di bawah ia (jauh), penampilanku juga nda bisa disetarakan dengan ia (jomplang), pendidikan terakhirku juga ndak setinggi ia (beda gelar), tapi itulah perilaku & tutur kataku dulu. Soal kata "dulu" & "sekarang" sepertinya nda terlalu penting. Perubahan hanya soal waktu. Jelasnya, aku pernah berada "di sana". Hampir menjadi perempuan "kerak neraka" (pinjam istilah dari Jeng Ayu pemilik blog fiksi super keren di sebelah).
Minggu, 07 Mei 2017
(T'sC) Kebo N(y)usu Gudel, Kenapa Tidak?
Mengikuti sebuah peristiwa dimana ada seorang ibu cantik berpenampilan terhormat & pendidikannya (sangat) tinggi, tapi kurang bisa menjaga perilaku & tutur katanya, mendadak aku seperti bercermin. Kecantikanku tentu saja di bawah ia (jauh), penampilanku juga nda bisa disetarakan dengan ia (jomplang), pendidikan terakhirku juga ndak setinggi ia (beda gelar), tapi itulah perilaku & tutur kataku dulu. Soal kata "dulu" & "sekarang" sepertinya nda terlalu penting. Perubahan hanya soal waktu. Jelasnya, aku pernah berada "di sana". Hampir menjadi perempuan "kerak neraka" (pinjam istilah dari Jeng Ayu pemilik blog fiksi super keren di sebelah).
Sabtu, 22 April 2017
Ketika Perjuangan Berbuah Manis
Setelah membaca sebuah artikel di blog tetangga yang sedang girang hati karena novelnya hendak terbit, saya jadi tergelitik untuk menuliskan catatan ini. Saya ndak akan terlalu menyoroti hasil karyanya karena soal selera adalah bersifat subjektif. Buat saya pribadi, mengagumkan, karena selalu ada sesuatu yang bisa saya tangkap dari karyanya. Ada energi, semangat, kecintaan pada dunia literasi, disiplin, hiburan & "isi". Yang ia tulis sama sama sekali bukan cerita yang hanya menghibur tapi kosong, tapi juga ada berbagai pesan tentang kehidupan di dalamnya. Itu di mata saya.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Minggu, 26 Maret 2017
Kegiatan Paling Ajib
Kegiatan paling ajib sedunia tu yah iri sama orang laen. Bikin rusuh idup orang laen. Bikin panas ati orang laen. Pdhl orang laen itu udah aja mo nya jauh2. Kagak mo urusan lagi.
Saking irinya, saking pengennya ngerusuh, saking pengennya numpahin kesalahan sama orang laen yang gak berbuat apa2, ampe lupa bersukur atas apa yg udah dipunyain. Lupa kalo udah dikasih berkat luar biasa berupa keluarga, suami, anak. Lupa kalo udah dikasi kesempatan idup kedua yg orang laen kagak punya. Lupa kalo idupnya udah berlimpah ruah. Kali lupa juga asalnya dari mana.
Kategori:
Catatan Putri
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Kamis, 09 Maret 2017
Darmoatmojo, Sebuah Janji
"Kok sekarang kamu pakai nama lain sih?"
"Kok namamu berubah ada Darmoatmojo nya?"
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Kamis, 02 Maret 2017
Om.. Aku Ditembak
Jelang sore kemarin sepulang sekolah Thea nongol di kamar saya. Sebenarnya bukan hal yg aneh karena selama saya bedrest di rumah ia juga bolak-balik nengok ke kamar saya. Menawari minum, menanyakan apa saya perlu sesuatu, dsb. Tapi kali ini jadi ndak biasa karena ekspresinya antara iya & ndak. Antara mau ngomong & ndak. Bahkan cenderung agak ngeblank. Ia masih ngeles ketika saya desak. Belok ke sana-sini, tanya apa saya baik2 saja, masih sakit atau ndak, dsb. Sampai akhirnya ia bicara juga. Seperti judul di atas.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Sabtu, 25 Februari 2017
(TsC) Mereka Yang Menguatkan
Mungkin karena terlalu cape semalaman melekan menunggui pak Chris, aku kemarin siang sempat tertidur. Ketika pak Chris merem, aku leyehan di sofa bed sambil blog walking. Tau2 hilang gitu saja. Terbangun karena dengar ada suara orang mengobrol. Ternyata ada anak2, masih pakai seragam sekolah masing-masing. Sudah hampir jam 15.
Tau aku bangun Thea langsung sodorin makanan. "Makan dulu tan. Kata om, tante belum makan. Kalau tante sakit juga, om sedih loh!" Ouwh anak2 yg baik! Waktu aku tidur, Thea yg sekolahnya lebih dekat datang duluan. Langsung menelepon kembarannya yg lagi jalan naik ojek untuk beli makanan buat mereka & aku.
Minggu, 19 Februari 2017
Gerbong Yang Salah
Analogi gerbong yang salah ini saya dapatkan dari almarhum adik saya. Semasa ia hidup saya ndak selalu ada di dekatnya. Tapi ada saat-saat tertentu kami punya waktu untuk bertemu & mengobrol banyak.
Ada kalanya kehidupan berjalan ndak sesuai dengan yang kita harapkan. Mau jalan one way ke kota A, naik kereta X. Ndak tahunya malah kejebur ke gerbong yang salah, naik kereta Y ke kota B. Ndak bisa balik & harus dijalani. Analogi ini ia pahami ketika sudah berada dalam fase menerima kenyataan bahwa ia mengidap kanker. Ternyata di kemudian hari saya pun mengalami hal yang sama.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Selasa, 14 Februari 2017
(TsC) Sekotak Coklat Dari Tetangga
Hari Kasih Sayang bukan hal yg khusus dirayakan dlm keluarga kami. Kalaupun ada makanan yg bau-bau coklat macam cake atau coklat batangan itu cuma sekedar untuk seru-seruan saja antara pak Chris & aku. Nda mau kalah sama yg remaja. 😁
Hari ini pak Chris sedang jauh sekali jaraknya dari rumah. Sudah cukup sehat untuk berangkat dinas ke luar hanya dgn beberapa rekannya tanpa pendamping. Jadi aku Valentine-an sendiri dgn anak-anak. Malah anak-anak beberapa hari lalu sudah minta ijin bawa beberapa teman ke rumah sore tadi, mumpung malam libur. Acaranya apa? Makan-makan, bakar ayam. 😊
Jumat, 10 Februari 2017
Menunggu
Menghitung tahun
Membuatku gamang
Hanya ingin menahanmu di dekatku
Menghitung musim
Berharap waktu berbaik hati
Hingga aku masih bisa menatap cahaya matamu
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Kamis, 19 Januari 2017
Great Brother Ever
Tahun lalu pada sekitaran tanggal yang sama dengan hari ini, saya menulis tentang adik-adik saya. Dan sekarang, saya mencoba untuk menuliskan tentang abang saya. Sulit, karena besarnya rasa segan saya padanya. Jadi saya ndak biasa membully dia hehe.. Tapi hari ini adalah hari ulang tahunnya. Jadi kepalang tanggung, saya akan tetap mencobanya.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Langganan:
Komentar (Atom)