Sabtu, 09 Januari 2016

Kurang Piknik



Frase itu dicetuskan beberapa hari lalu oleh salah seorang adik saya ketika ia dengar kabar nyonya saya kondisinya drop. Kecapean.

Sepertinya ia benar bahwa belakangan ini kami memang kurang piknik. "Piknik" yang sudah direncanakan jauh hari untuk mengisi libur akhir tahun pada akhirnya harus "gatot" alias gagal total. Padahal tiket pesawat sudah di tangan, penginapan & akomodasi di tempat tujuan sudah siap, koper sudah tinggal angkat. Apa mau dikata, hari Rabunya mau berangkat, Senin sebelumnya saya harus masuk ICU lagi setelah kolaps di kantor.

Sabtu, 02 Januari 2016

Nirwanaku



Jiwaku jatuh pada sepotong sinar netra berpendar harap pada suatu ketika. Harapmu. Ya, milikmu. Dan aku tak bisa lari menghindar. Nyawaku terpaku padamu. Ya, hanya padamu.

Rabu, 30 Desember 2015

Ilalang Kecil



Sebatang ilalang kecil
Tumbuh di tengah semak berry
Buah-buah berry kadang meranum
Buah-buah berry kadang layu diterpa angin kering
Buah-buah berry kadang mengkilap segar diguyur embun

Senin, 14 Desember 2015

Heboh Di Resto



Kemarin nyonya & saya, bersama abang saya & kedua ABGnya menghadiri pembaptisan bayi (anak kedua) mas F - salah seorang sahabat kami. Setelah acara itu selesai mas F & keluarga mengajak kami makan siang bersama. Total ada 4 keluarga dalam acara makan siang di sebuah resto yang ternyata sudah ada tempat yang dibooking secara khusus oleh pihak tuan rumah.

Rabu, 09 Desember 2015

Ketika Harus "Berpisah"




Saya sama sekali bukan oknum penasehat perkawinan. Hanya seorang suami dan papa yang terus berusaha bahu-membahu bertiga bersama keluarga untuk menciptakan dan menikmati kebahagiaan. Terkadang berhasil tapi juga terkadang (bisa dibilang sedikit) gagal. Terkadang bisa berjalan di jalur yang semestinya tapi pernah juga terpeleset di dalamnya. Anggap saja normal karena katanya iklan sih life is never flat. Perlu kesabaran & hati yang besar untuk menerima fase kegagalan itu & membaliknya jadi sesuatu yang bisa diperbaiki & dimaafkan.

Minggu, 06 Desember 2015

Maling Apes



Beberapa hari lalu sempat mengobrol dengan seorang teman via email tentang "dunia lain" membuat saya ingat sebuah kejadian yang mungkin lucu mungkin juga mengenaskan. Tergantung dari sisi mana melihatnya. Terjadinya sudah bertahun-tahun yang lalu, tapi masih saya ingat sampai sekarang.

Suatu hari pagi-pagi kami di rumah kaget karena ada beberapa orang tetangga yang memanggil-manggil dari luar pagar yang masih tergembok. Ketika saya keluar pada bertanya saya kehilangan apa. Saya bingung karena merasa ndak ada yang hilang.

Senin, 16 November 2015

Terhanyut RUANG KETIGA (Sebuah Catatan Pertiwi)


Sebelum-sebelumnya ini aku kurang punya waktu buat membaca padahal itu salah satu hobi lamaku. Sibuk urusan usaha dan urusan rumah juga. Sudah ada asisten tapi tetap sok sibuk. Hingga beberapa waktu ini akhirnya aku mengharuskan diriku sendiri untuk lebih banyak berada di rumah dan mempercayakan lebih banyak urusan usaha pada partnerku.

Kamis, 12 November 2015

FF - Dua Lelaki



“Bisakah aku menitipkan ia padamu?”

“Saya .. ..”

“Kau mencintainya?”

Rabu, 28 Oktober 2015

Let’s Fight Together!



Sejak pertengahan tahun ini Nyonya & saya bukan lagi seorang mama-papa dari seorang Nduk Ayu saja tapi tanggung jawab kami bertambah karena dititipi sepasang ABG kembar abang saya. Jadi anak kami sekarang ada 3.

Semuanya berawal dari kengeyelan si ABG kembar ini untuk kembali tinggal bersama papanya. Memang ada masalah di balik itu, bahkan sempat melibatkan psikolog & merepotkan sekolah asal, tapi semua ikerumitan itu pada akhirnya bisa diuraikan dengan baik demi masa depan anak-anak ini sendiri.

Rabu, 21 Oktober 2015

Kesempatan Hidup Yang Kesekian



Setiap kali lepas dari ruang ICU saya seolah diberi berkat untuk sekali lagi mendapat kesempatan melanjutkan hidup. Setelah sejak awal tahun lalu berkali-kali harus mampir di ICU, yang terbaru saya alami adalah beberapa minggu yang lalu.