Sabtu, 02 Januari 2016
Nirwanaku
Jiwaku jatuh pada sepotong sinar netra berpendar harap pada suatu ketika. Harapmu. Ya, milikmu. Dan aku tak bisa lari menghindar. Nyawaku terpaku padamu. Ya, hanya padamu.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Rabu, 30 Desember 2015
Ilalang Kecil
Sebatang ilalang kecil
Tumbuh di tengah semak berry
Buah-buah berry kadang meranum
Buah-buah berry kadang layu diterpa angin kering
Buah-buah berry kadang mengkilap segar diguyur embun
Kategori:
Fiksi Putri
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Senin, 14 Desember 2015
Heboh Di Resto
Kemarin nyonya & saya, bersama abang saya & kedua ABGnya menghadiri pembaptisan bayi (anak kedua) mas F - salah seorang sahabat kami. Setelah acara itu selesai mas F & keluarga mengajak kami makan siang bersama. Total ada 4 keluarga dalam acara makan siang di sebuah resto yang ternyata sudah ada tempat yang dibooking secara khusus oleh pihak tuan rumah.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Rabu, 09 Desember 2015
Ketika Harus "Berpisah"
Saya sama sekali bukan oknum penasehat perkawinan. Hanya seorang suami dan papa yang terus berusaha bahu-membahu bertiga bersama keluarga untuk menciptakan dan menikmati kebahagiaan. Terkadang berhasil tapi juga terkadang (bisa dibilang sedikit) gagal. Terkadang bisa berjalan di jalur yang semestinya tapi pernah juga terpeleset di dalamnya. Anggap saja normal karena katanya iklan sih life is never flat. Perlu kesabaran & hati yang besar untuk menerima fase kegagalan itu & membaliknya jadi sesuatu yang bisa diperbaiki & dimaafkan.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Minggu, 06 Desember 2015
Maling Apes
Beberapa hari lalu sempat mengobrol dengan seorang teman via email tentang "dunia lain" membuat saya ingat sebuah kejadian yang mungkin lucu mungkin juga mengenaskan. Tergantung dari sisi mana melihatnya. Terjadinya sudah bertahun-tahun yang lalu, tapi masih saya ingat sampai sekarang.
Suatu hari pagi-pagi kami di rumah kaget karena ada beberapa orang tetangga yang memanggil-manggil dari luar pagar yang masih tergembok. Ketika saya keluar pada bertanya saya kehilangan apa. Saya bingung karena merasa ndak ada yang hilang.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Senin, 16 November 2015
Terhanyut RUANG KETIGA (Sebuah Catatan Pertiwi)
Sebelum-sebelumnya ini aku kurang punya waktu buat membaca padahal itu
salah satu hobi lamaku. Sibuk urusan usaha dan urusan rumah juga. Sudah ada
asisten tapi tetap sok sibuk. Hingga beberapa waktu ini akhirnya aku mengharuskan diriku sendiri untuk lebih banyak berada di rumah dan mempercayakan lebih banyak urusan usaha
pada partnerku.
Kategori:
Tiwi's Corner
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Kamis, 12 November 2015
FF - Dua Lelaki
“Bisakah aku menitipkan ia padamu?”
“Saya .. ..”
“Kau mencintainya?”
Kategori:
Fiksi Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Rabu, 28 Oktober 2015
Let’s Fight Together!
Sejak pertengahan tahun ini Nyonya & saya bukan lagi seorang mama-papa
dari seorang Nduk Ayu saja tapi tanggung jawab kami bertambah karena dititipi
sepasang ABG kembar abang saya. Jadi anak kami sekarang ada 3.
Semuanya berawal dari kengeyelan si ABG kembar ini untuk kembali tinggal
bersama papanya. Memang ada masalah di balik itu, bahkan sempat melibatkan
psikolog & merepotkan sekolah asal, tapi semua ikerumitan itu pada akhirnya
bisa diuraikan dengan baik demi masa depan anak-anak ini sendiri.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Rabu, 21 Oktober 2015
Kesempatan Hidup Yang Kesekian
Setiap kali lepas dari ruang ICU saya seolah diberi berkat untuk sekali
lagi mendapat kesempatan melanjutkan hidup. Setelah sejak awal tahun lalu
berkali-kali harus mampir di ICU, yang terbaru saya alami adalah beberapa
minggu yang lalu.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Jumat, 11 September 2015
Rotasi September
September sudah berotasi 14 kali sejak kau terbang tinggi. Tanpa aku boleh menatap
wajahmu untuk yang terakhir kali. Sejak kita terpisah hingga kau harus pergi
meninggalkanku dalam abadi. Saat seharusnya kau membawaku dalam ingatan di sela
desah-desah nafas terakhirmu. Seharusnya saat ini aku datang untuk menabur
bunga di pusaramu. Sejak sebuah deretan tanggal yang tertera pada nisanmu bisa kusimpan dalam ingatanku. Tapi maafkan aku Pa. Aku sedang tak bisa.
Kategori:
Catatan Putri
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Langganan:
Komentar (Atom)