Senin, 18 Januari 2016
Adik-Adik Yang Super Unik (1)
Saya punya 2 adik. Sebetulnya adik saya ada 3 orang, tapi yang 1 sudah ndak ada sejak baru lahir. Itupun saya juga ndak begitu "ngeh" karena pada saat itu umur saya baru 2 tahun.
Tiap orang pasti punya keunikan masing-masing. Juga adik-adik saya. Sejarah sudah membuat mereka (setidaknya di mata saya) jadi lebih unik. 1 cowo, 1 cewe. 1 adik kandung, 1 adik angkat. 1 sudah ndak ada tapi "masih ada", 1 masih ada tapi bisa dibilang "ndak ada".
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Rabu, 13 Januari 2016
Horor Semalem
Beberapa hari ini Mama gw sakit ampe susah bangun. Kalo bangun berasa keliyengan banget. Kali emang udah bener2 kecapean yang udah super numpuk. Berhubung gw lagi rajin ngendon dirumah ostosmastis tanggung jawab urusin rumah niban ke gw.
Yang gw rasain paling berat tuh siapin menu buat Papa. Yah sarapannya, yah buat bekel makan siang, yah buat kiriman makan malam. Selama ini menu buat Papa ditanganin ndiri sama Mama. Waktu Mama gak bisa tanganin yah niban ke gw lah tugas itu. Napa repot amat gak serahin aja ke lek Siti yang lebih gape masak daripada Emak? Karena makannya Papa emang bener2 gak boleh sembarangan. Bukan berarti lek Siti ato Emak selama ini masaknya sembarangan. Sama sekali kagak. Tapi kondisi Papa emang bener2 khusus yang kudu dijaga betul biar bisa tetep prima. Salah 1 nya yah lewat makanan yang dimasak secara baik & benar (ilmiah banget kan???????)
OK skip! Soalnya yang mo gw dongengin bukan soal kerja gw didapur tapi kejadian semalem.
Kategori:
Catatan Putri
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Sabtu, 09 Januari 2016
Kurang Piknik
Frase itu dicetuskan beberapa hari lalu oleh salah seorang adik saya ketika ia dengar kabar nyonya saya kondisinya drop. Kecapean.
Sepertinya ia benar bahwa belakangan ini kami memang kurang piknik. "Piknik" yang sudah direncanakan jauh hari untuk mengisi libur akhir tahun pada akhirnya harus "gatot" alias gagal total. Padahal tiket pesawat sudah di tangan, penginapan & akomodasi di tempat tujuan sudah siap, koper sudah tinggal angkat. Apa mau dikata, hari Rabunya mau berangkat, Senin sebelumnya saya harus masuk ICU lagi setelah kolaps di kantor.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Sabtu, 02 Januari 2016
Nirwanaku
Jiwaku jatuh pada sepotong sinar netra berpendar harap pada suatu ketika. Harapmu. Ya, milikmu. Dan aku tak bisa lari menghindar. Nyawaku terpaku padamu. Ya, hanya padamu.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Rabu, 30 Desember 2015
Ilalang Kecil
Sebatang ilalang kecil
Tumbuh di tengah semak berry
Buah-buah berry kadang meranum
Buah-buah berry kadang layu diterpa angin kering
Buah-buah berry kadang mengkilap segar diguyur embun
Kategori:
Fiksi Putri
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Senin, 14 Desember 2015
Heboh Di Resto
Kemarin nyonya & saya, bersama abang saya & kedua ABGnya menghadiri pembaptisan bayi (anak kedua) mas F - salah seorang sahabat kami. Setelah acara itu selesai mas F & keluarga mengajak kami makan siang bersama. Total ada 4 keluarga dalam acara makan siang di sebuah resto yang ternyata sudah ada tempat yang dibooking secara khusus oleh pihak tuan rumah.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Rabu, 09 Desember 2015
Ketika Harus "Berpisah"
Saya sama sekali bukan oknum penasehat perkawinan. Hanya seorang suami dan papa yang terus berusaha bahu-membahu bertiga bersama keluarga untuk menciptakan dan menikmati kebahagiaan. Terkadang berhasil tapi juga terkadang (bisa dibilang sedikit) gagal. Terkadang bisa berjalan di jalur yang semestinya tapi pernah juga terpeleset di dalamnya. Anggap saja normal karena katanya iklan sih life is never flat. Perlu kesabaran & hati yang besar untuk menerima fase kegagalan itu & membaliknya jadi sesuatu yang bisa diperbaiki & dimaafkan.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Minggu, 06 Desember 2015
Maling Apes
Beberapa hari lalu sempat mengobrol dengan seorang teman via email tentang "dunia lain" membuat saya ingat sebuah kejadian yang mungkin lucu mungkin juga mengenaskan. Tergantung dari sisi mana melihatnya. Terjadinya sudah bertahun-tahun yang lalu, tapi masih saya ingat sampai sekarang.
Suatu hari pagi-pagi kami di rumah kaget karena ada beberapa orang tetangga yang memanggil-manggil dari luar pagar yang masih tergembok. Ketika saya keluar pada bertanya saya kehilangan apa. Saya bingung karena merasa ndak ada yang hilang.
Kategori:
Catatan Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Senin, 16 November 2015
Terhanyut RUANG KETIGA (Sebuah Catatan Pertiwi)
Sebelum-sebelumnya ini aku kurang punya waktu buat membaca padahal itu
salah satu hobi lamaku. Sibuk urusan usaha dan urusan rumah juga. Sudah ada
asisten tapi tetap sok sibuk. Hingga beberapa waktu ini akhirnya aku mengharuskan diriku sendiri untuk lebih banyak berada di rumah dan mempercayakan lebih banyak urusan usaha
pada partnerku.
Kategori:
Tiwi's Corner
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Kamis, 12 November 2015
FF - Dua Lelaki
“Bisakah aku menitipkan ia padamu?”
“Saya .. ..”
“Kau mencintainya?”
Kategori:
Fiksi Papa
Putri & Papa, bertemu & bersatu dgn bnyk alasan, bergandeng tangan menembus badai, bersama mencari sinar mentari & pelangi
Langganan:
Komentar (Atom)